PENGERTIAN HOSTING

Hosting secara sederhana dapat diartikan sebagai tempat penyimpanan halaman website yang memungkinkan untuk bisa ditampilkan secara online. Hosting ini bisa kita buat sendiri dengan membuat server sendiri atau kita bisa menumpang di server orang lain secara gratis maupun berbayar.

Jasa hosting berbayar disebut dengan web hosting service. Melalui layananan jasa ini, setiap individu maupun organisasi dapat membuat website yang mereka buat dapat ditampilkan melalui World Wide Web (WWW). Perusahaan web host ini  menyediakan ruang pada server yang mereka miliki atau sewa untuk digunakan oleh pelanggan mereka dan juga menyediakan konektivitas Internet, yang biasanya berada di pusat data. Web host juga dapat memberikan akses ke ruang pusat data dan sambungan ke Internet untuk server yang mereka tidak miliki sendiri untuk ditempatkan di pusat data mereka yang disebut colocation.

Pada artikel kali ini juga kami akan membahas tipe-tipe yang terdapat pada web hosting. Pengenalan tipe web hosting dimaksudkan agar kelak Anda dapat memilih tipe layanan web hosting yang sesuai dengan kebutuhan yang Anda inginkan. Tipe-tipe web hosting yang dimaksud antara lain:

  1. Free web hosting (Hosting Gratis)
    Free web hosting merupakan layanan tak berbayar, jadi kita tidak perlu membayar apa-apa tetapi biasanya akan banyak iklan yang muncul pada website kita dan sebagian tidak memungkinkan kita memiliki domain pribadi. Web Hosting Gratis ditawarkan oleh berbagai perusahaan dengan layanan sangat terbatas bila dibandingkan dengan hosting berbayar. Contoh free web hosting adalah bythost.com, 000webhost.com, dll. Sedangkan contoh penyedia hosting gratisan untuk blog atau blog hosting adalah wordpress.com atau blogger.com
  2. Shared/ Virtual web hosting
    Pada tipe web hosting ini, satu situs Web ditempatkan pada server yang sama dan berbagi dengan banyak situs lain, dari ratusan atau ribuan situs. Biasanya, semua domain bisa berbagi sumber daya dari server tersebut, seperti RAM dan CPU. Fitur yang tersedia dengan jenis layanan ini bisa cukup luas. Sebuah situs web bisa dihost bersama dengan reseller. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan karena biayanya juga lebih murah.
  3. Reseller web hosting
    Memungkinkan klien untuk menjadi web host sendiri. Reseller untuk setiap domain dapat berfungsi pada kombinasi semua tipe hosting, tergantung siapa penyedia afiliasinya. Akun reseller mungkin sangat bervariasi jumlahnya: mereka bisa mempunyai virtual dedicated server hingga colocated server sendiri. Banyak reseller menyediakan layanan yang hampir identik dengan penyedia shared hosting dan memberikan dukungan teknis sendiri.
  4. Virtual Dedicated Server
    Juga dikenal sebagai Virtual Private Server (VPS) yang membagi sumber daya server menjadi virtual server, di mana sumber daya dapat dialokasikan dengan cara yang tidak langsung yang mencerminkan hardware. VPSÂ sering menjadi sumber daya yang teralokasikan berdasarkan satu server menjadi banyak VPS, namun virtualisasi boleh dilakukan untuk beberapa alasan, termasuk kemampuan untuk memindahkan kontainer VPS antar server. Pengguna dapat memiliki akses utama ke ruang maya mereka sendiri. Hal ini juga dikenal sebagai virtual private server atau VPS. Pelanggan kadang-kadang bertanggung jawab untuk patching dan memelihara server.
  5. Dedicated hosting
    Kita memperoleh Web server sendiri dan mendapatkan kendali penuh atasnya, meskipun sebenarnya kita biasanya tidak benar-benar memiliki server sendiri. Tipe lain Dedicated hosting adalah Self-Managed atau Unmanaged Hosting. Ini biasanya hosting yang paling mahal karena kita memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik kita. Karena kita memiliki akses administratif penuh, berarti kita bertanggung jawab atas keamanan dan pemeliharaan sendiri sehingga kita memerlukan tenaga ahli untuk melakukannya.
  6. Managed hosting
    Kita mendapatkan server web sendiri, tetapi tidak memiliki kontrol penuh atasnya, namun kita diizinkan untuk mengatur data melalui FTP atau alat manajemen lainnya. Kita memiliki control terbatas sehingga penyedia dapat menjamin kualitas layanan dengan tidak memungkinkan kita untuk mengubah server atau berpotensi menciptakan masalah konfigurasi. Pengguna biasanya tidak memiliki server, karena server disewakan.
  7. Colocation web hosting
    Ini adalah jenis layanan web hosting yang paling handal dan mahal. Mirip dengan dedicated web hosting, tetapi pengguna memiliki server colo sendiri terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya Dalam kebanyakan kasus, penyedia colocation mungkin memberikan sedikit untuk tidak mendukung secara langsung komputer kita, dan hanya menyediakan listrik, akses internet, dan fasilitas penyimpanan untuk server. Pada kebanyakan kasus untuk colo, kita akan memiliki administrator sendiri yang mengunjungi pusat data di lapangan untuk melakukan upgrade hardware atau perubahan apapun.
  8. Cloud hosting
    Merupakan platform hosting jenis baru yang kuat, terukur, dan dapat dihandalkan berdasarkan keseimbangan beban server dan adanya bantuan perhitungan tagihan. Layanan hosting ini memungkinkan kita untuk membayar hanya apa yang kita gunakan terhadap apa yang kita dapat gunakan.
  9. Clustered hosting
    Hosting yang memiliki beberapa server dengan konten yang sama untuk pemanfaatan sumber daya yang lebih baik. Clustered Server adalah solusi sempurna untuk dedicated hosting dengan tingkat ketersediaan yang tinggi atau membuat suatu solusi web hosting yang dapat terukur. Sebuah Cluster bisa memisahkan pelayanan web dari kemampuan database hosting.
  10. Grid hosting
    Ini bentuk hosting terdistribusi ketika sebuah server cluster bertindak seperti grid dan terdiri dari beberapa node.
  11. Home server
    Biasanya satu komputer yang ditempatkan di kediaman pribadi yang dapat digunakan untuk satu atau lebih host situs web yang biasanya berasal dari konsumen kelas koneksi broadband. Servernya bisa berupa komputer rakitan atau PC lama. Beberapa ISP secara aktif berusaha memblokir home server dengan melarang permintaan masuk ke TCP port 80 dari koneksi pengguna dan dengan menolak memberikan alamat IP statis. Cara umum untuk mencapai nama host DNS yang handal adalah dengan membuat sebuah account dengan layanan DNS dinamis. Layanan DNS dinamis secara otomatis akan mengubah alamat IP yang dituju URL menjadi ke alamat IP ketika perubahan.